Tampilkan postingan dengan label Aglaonema. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aglaonema. Tampilkan semua postingan

Jenis Jenis Tanaman Hias Aglaonema

Aglaonema atau Sri Rejeki termasuk dalam jenis tanaman hias dengan perawatan mudah. Aglaonema dapat tumbuh baik dan ditempatkan di dalam ruangan. Tanaman hias ini juga dapat beradaptasi sangat baik terhadap cahaya matahari. Aglaonema sendiri memiliki beberapa jenis atau varietas, berikut adalah jenis jenis aglaonema.

Jenis jenis Aglaonema

1. Aglaonema commutatum

Aglaonema commutatum
Aglaonema Commutatum
Jenis Aglaonema ini memiliki daun berbentuk seperti tombak, tetapi ada juga yang langsing atau gemuk. Tepi daun rata, ukuran daun umumnya adalah lebar 5-8 cm dan panjang 16-20 cm. Bentuk daunnya beraneka ragam tergantung pada varietasnya. Batang tanaman liat, sehingga sulit dipatahkan, duduk daun pada batang tidak beraturan.

Dari jenis Aglaonema commutatum kita kenal berbagai varietas yang cukup popular sebagai berikut:

  • Aglaonema "Silver Queen". Varietas ini memiliki daun warna dasar hijau dengan sirip-sirip berwarna perak keabu-abuan yang hampir memenuhi seluruh daun.
  • Aglaonema "Pseudo-bractetum" ("White Rajak"). Varietas ini mempunyai warna dasar daun hijau, tetapi sirip-siripnya berwarna kekuning-kuningan hampir memenuhi seluruh bagian daun sehingga seolah-olah seluruh daun barwarna dasar kuning. Demikian pula, warna tangkai daunnya berwarna kuning.
  • Aglaonema commutatum Treubi. Varietas in memiliki warna dasar daun hijau tua yang dihiasi sirip-sirip berwarna hijau muda kebiru-biruan bentuk daun ramping.
  • Aglaonema roebellini. Varietas ini memiliki warna daun hijau dengan sirip siripnya berwarna biru muda keperakan. Apabila dibandingkan dengan varietas lainnya, varietas ini memliki ukuran daun yang lebih besar.
  • Aglaonema "Malay Beauty" Varietas ini memiliki warna daun hijau tua dan dihiasi dengan sisip-sirip berwarna perak.
  • Aglaonema "Nitidum Curtisii". Varietas ini memiliki warna daun hijau kebiruan dan dihiasi sirip-sirip berwarna perak. Sirip-sirip tersebut berbentuk kecil panjang seperti duri ikan sampai pada tepi daun.


2. Aglaonema costatum (Spotted Chinese Evergreen)

Aglaonema costatum
Aglaonema Costatum
Jenis Aglaonema ini memiliki warna daun hijau tua mengkilap dan dihiasi tulang rusuk utama berwarna putih. Seluruh permukaan daun dihiasi dengan warna bintik-bintik putih. Jenis tanaman ini membentuk rumpun yang lebat. Bentuk daun seperti hati, berukuruan panjang 15 cm, lebar 7,5 cm. Ketinggian tanaman tidak lebih dari 25 cm.

3. Aglaonema modestum (Chinese Evergreen)

Aglaonema jenis ini memiliki warna daun hijau polos. Bentuk daunnya pendek dan lebar.

4. Aglaonema "Pride Sumatra"

Jenis Aglaonema ini mempunyai warna daun merah dominan dari hijau.
(sumber: http://distan.riau.go.id)

Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman hias Aglaonema, kini Anda bisa membelinya secara online. Tidak perlu khawatir karena ada garansi tanaman hidup selama 14 hari sejak tanaman hias diterima. Juga Anda akan mendapatkan panduan cara menanam tanaman hias aglaonema secara cuma-cuma. Silahkan kunjungi Toko Online Khusus Tanaman Hias berikut ini >>> BibitBunga.id

Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Hias Daun Aglaonema

Aglaonema atau yang lebih dikenal dengan nama Sri Rejeki adalah tanaman hias daun yang juga sering disebut sebagai ratu tanaman. Bentuknya anggun dan cantik. Nilai bisnis tanaman hias ini sangat tinggi. Harga tanaman hias Aglaonema bisa sangat mahal bila 'sudah jadi'. Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman hias tang satu ini, berikut Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Hias Daun Aglaonema.

Panduan Lengkap Budidaya Tanaman Hias Daun Aglaonema

Aglaonema merupakan tanaman dari family Araceae. Genus Aglaonema terdiri dari sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Kini berbagai macam aglaonema hybrida telah dikembangkan, memiliki penampilan tanaman yang sangat menarik. Hybrida dari bermacam warna, bentuk, ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.

Aglaonema merupakan tanaman hias khas Asia Tenggara. Aglaonema berasal dari bahasa Yunani, aglos yang berarti sinar dan nema yang berarti benang. Secara harfiah Aglaonema berarti benang yang bersinar.

Klasifikasi


  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Subkelas : Base monocots
  • Ordo : Alismatales
  • Famili : Araceae
  • Subfamili : Aroideae
  • Suku/Genus : Aglaonemateae


Sifat Tanaman Dan Syarat Tumbuh Aglaonema

Sifat dari tanaman hias aglaonema beragam, ada yang dapat terkena sinar matahari dan ada juga yang harus ternaungi, sebagian aglaonema dapat hidup di tempat lembab dan sebagian lagi di tempat sedikit kering, tanaman aglaonema tergolong bandel, mudah dirawat dan cocok dijadikan tanaman indoor, apalagi tanaman hias aglaonema terkenal dengan motif daunnya yang indah.

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman hias aglaonema yang optimal adalah lokasi, cahaya, kelembaban dan suhu Lokasi yang ideal untuk merawat aglaonema adalah daerah yang berketinggian 300 – 400 m diatas permukaan laut,namun tidak menutup kemungkinan juga dapat tumbuh baik di dataran rendah, sesuai habitatnya aglaonema menyukai lokasi yang teduh dengan pencahayaan terbatas, intensitas sinar matahari berkisar antara 10 – 30%, kelembaban yang cocok untuk merawat aglaonema adalah 50 – 70%, di kisaran itu tanaman tumbuh baik, lebih dari 75% dapat menyebabkan tumbuhnya cendawan pada media tanam, selain itu juga suhu menunjang pertumbuhan, lokasi sebaiknya bersuhu 28 – 30˚C pada siang hari dan 20 – 22˚C malam hari dan dibantu juga dengan sirkulasi udara yang baik

Media Tanam Aglaonema

Budidaya tanaman hias Aglaonema agar tumbuh sehat dan baik diantaranya adalah dengan menggunakan media dengan komposisi yang pas, media dengan tingkat keasaman/pH dan porositas (Porous) yang ideal sangat baik untuk pertumbuhan aglaonema, media tanam aglaonema juga harus steril, yaitu bebas dari penyakit, tidak mudah lapuk dan hancur karena air, mudah diperoleh dan harganya terjangkau, aglaonema dapat tumbuh dengan baik pada media dengan pH 7 atau disebut juga pH netral yang kaya akan zat hara, angka pH dengan selisih 0,5 – 1 masih dianggap pH ideal.

Porous artinya mudah mengeluarkan kelebihan air, tingkat porositas yang dibutuhkan pada media tanam sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yaitu ketinggian dan kelembaban, pada dataran rendah yang panas dan bercurah hujan rendah, media tanam sebaiknya harus bisa menahan air sehingga media tidak kekeringan, sebaliknya di dataran tinggi yang umumnya sering hujan sebaiknya gunakan media dengan porositas tinggi agar kelebihan air mudah dikeluarkan.

Berikut macam jenis unsur yang digunakan untuk media tanam aglaonema, yang tentunya dengan tingkat porositas yang berbeda dengan kekurangan kelebihan masing-masing, kombinasi beberapa unsur media dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan faktor lingkungan :


  • Pakis, sekam bakar, Pasir malang, humus (1;1;1;1)
  • Pakis, pasir malang, sekam bakar, cocopeat (2;1;1;1)
  • Pakis, sekam bakar, pasir malang, cocopeat (2;1;1;1)
  • Cocopeat, sekam bakar kompos organik (5;3;2)
  • Pakis, pasir malang, kaliandra (3;2;1)
Keterangan media tanam

Pakis : pakis dapat menyimpan air dengan baik dan memiliki drainase dan aerasi yang bagus, akar dapat menyerap air dengan mudah dan leluasa untuk berkembang, tidak mudah lapuk dan memiliki daya tahan cukup tinggi

Sekam Bakar : sekam bakar memiliki kelebihan unsur yang terletak pada sifatnya yang steril dan daya tahanya mencapai 1 tahun, aerasinya cukup baik namun daya serapnya terhadap air kurang baik, sehingga harus dicampur dengan unsur yang dapat menyerap air

Pasir malang : pasir malang unsur media yang tingkat porositasnya cukup baik, karena itu penggunaanya digunakan untuk mencegah media yang terlalu basah dan air yang menggenang

Cocopeat : cocopeat adalah sabut kelapa hasil olahan, unsur ini sangat cocok digunakan bila menginginkan media yang cukup lembab untuk aglaonema khususnya di daerah yang kering dan panas, cocopeat dapat menahan air cukup lama dalam jumlah yang banyak, namun sifatnya mudah lapuk

Kaliandra : kaliandra cocok digunakan sebagai media di daerah kering dan panas, media ini cenderung cepat lembab sehingga rawan terjangkit cendewan pengganggu, sifatnya mudah lapuk dan hanya bertahan 4 – 6 bulan

Penyiraman

Aglaonema termasuk tanaman yang butuh air dalam jumlah cukup, jadi penyiraman hal penting yang mesti diperhatikan agar aglaonema tumbuh baik, tapi tidak sampai menggenangi medianya, frekuensi dan dosis penyiraman perlu diatur sesuai dengan kondisi media dan lingkungan setempat.

Pemupukan

Untuk menunjang pertumbuhan tanaman aglaonema kebutuhan nutrisi sangat penting, beragam merek pupuk majemuk/anorganik mudah diperoleh, bahkan saat ini sudah banyak beredar pupuk khusus aglaonema. Sebelum memilih, cermati dulu komposisi nutrisi dan penggunaanya, barulah cara dan dosis pemberiannya, pemberian pupuk dengan dosis rendah, tetapi sering diberikan akan menghasilkan tanaman kualitas baik dibanding dengan pemberian sesekali dengan dosis tinggi. Tips perawatan tanaman hias tersebut bisa Anda coba.

Mengganti Media Tanam

Untuk menjaga agar kualitas aglaonema tetap baik perlu dilakukan penggantian media tanam, media tanam yang baik akan membuat aglaonema tumbuh dengan sehat, penggantian media tanam/repotting aglaonema dilakukan setiap 6-12 bulan sekali, repotting juga dibutuhkan oleh tanaman yang sudah terlalu besar sehingga tidak sebanding lagi dengan ukuran pot

Hama Dan Penyakit

Hama adalah hewan pengganggu tanaman yang secara fisik masih dapat dilihat secara kasat mata tanpa bantuan alat. Hama pada aglaonema bermacam-macam dan gejalanya berbeda-beda diantaranya ;


  • Ulat – hama ulat ada yang menyerang daun, yaitu spodoptera sp dan ada juga yang menyerang batang, yaitu Noctuidae
  • Kutu putih (kutu kebul) – kutu ini sering menyerang aglaonema di dataran rendah dibanding di dataran tinggi. Kutu putih menyerang batang dan daun bagian bawah, kutu tersebut mengisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun
  • Belalang – belalang menyerang tanaman aglaonema sama hal nya dengan ulat, yaitu menyerang daun
  • Kutu sisik – hama ini menyerang daun, pelepah, batang dan bunga, bentuknya seperti lintah dengan ukuran yang lebih kecil, kutu sisik ini dapat menyebabkan daun mengerut, kuning, layu dan akhirnya mati
  • Kutu Perisai – kutu ini menyerang bagian daun, kutu ini biasanya terdapat koloni dengan membentuk barisan di bagian tulang daun, kutu ini memiliki bentuk seperti perisai pada bagian punggungnya
  • Root mealy bugs – menyerang bagian akar tanaman, bentuknya seperti kutu putih, tanaman menjadi kurus, kerdil, daunya mengecil dan layu
  • Penyakit – penyakit pada tanaman khususnya aglaonema disebabkan oleh 2 patogen, yaitu cendawan dan bakteri.
    Jumlah cendawan yang menyebabkan penyakit pada umumnya lebih banyak dibanding bakteri, berikut penyakit yang biasanya menyerang aglaonema:
    • Layu fusarium, gejala serangan ditandai dengan tulang daun yang pucat berubah warna menjadi coklat keabuan lalu tanggkainya membusuk, penyebabnya adalah media yang selalu basah sehingga media tanam ber-pH rendah, yang kondisi tersebut membuat Fusarium oxysporium leluasa berkembang.
    • Layu Bakteri, ditandai dengan daun dan batang yang melunak serta bau yang tak sedap
    • Busuk Akar, ditandai dengan daun yang menjadi pucat lalu busuk, batang yang berlubang dan layu, akarnya berwarna coklat kehitaman, yang disebabkan media terlalu lembab sehingga menyebabkan cendawan cepat berkembang
    • Bercak daun, yang disebabkan oleh cendawan, penyakit ini ditandai dengan adanya bercak pada daun yang lama kelamaan membusuk
    • Virus, pada aglaonema ditandai dengan daun yang berubah menjadi kekuningan atau menjadi keriting, perubahan tersebut karena virus dapat menghancurkan klorofil dan jaringan lainnya pada daun, virus susah ditanggulangi, perawatan dan pengendalian lingkungan yang baik merupakan cara pencegahan yang paling efektif


Memperbanyak Aglaonema 

Aglaonema bisa diperbanyak melalui 2 cara, yaitu generatif (kawin) dilakukan dengan cara menanam biji sedangkan vegetatif (tidak kawin) dilakukan melalui stek, pemisahan anakan, cangkok, dan kultur jaringan. (sumber: http://distan.riau.go.id)

Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman hias Aglaonema, kini Anda bisa membelinya secara online. Tidak perlu khawatir karena ada garansi tanaman hidup selama 14 hari sejak tanaman hias diterima. Juga Anda akan mendapatkan panduan cara menanam tanaman hias aglaonema secara cuma-cuma. Silahkan kunjungi Toko Online Khusus Tanaman Hias berikut ini >>> BibitBunga.id

Tips Merawat Tanaman Hias Aglaonema

Tanaman hias aglaonema (bukan aglonema ya) merupakan salah satu tanaman dengan perawatan cukup mudah. Jika Anda serius untuk budidaya tanaman hias ini, yang penting adalah ketelatenan. Namun begitu ada beberapa tips yang bisa dilakukan dalam merawat tanaman hias aglaonema agar terlihat indah maksimal. Jika Anda tertarik untuk budidaya tanaman hias aglaonema, ada baiknya anda mengikuti beberapa tips merawat aglaonema berikut ini.

Tips Merawat Tanaman Hias Aglaonema

Media tanam aglaonema sebaiknya memiliki tingkat keasaman (pH) netral antara 6-7. Anda dapat menggunakan campuran antara humus daun dan pasir sebagai media tanam dengan perbandingan 3:1. Masukkan media tanam pada pot sampai dengan ¾ bagian setelah sebelumnya anda letakkan pecahan bata merah atau genting pada dasar pot.

Penyiraman dapat dilakukan sehari sekali dengan takaran air yang disesuaikan dengan kelembaban media tanam itu sendiri. Ingat, aglaonema adalah tanaman yang menyukai area lembab tipi tidak terlalu basah.

Pemupukan perlu dilakukan dalam tiga bulan sekali dengan menggunakan pupuk yang memang dirkomendasikan oleh para ahli. Anda dapat bertanya kepada tukang taman yang anda percaya untuk merk atau jenis pupuk apa yang cocok untuk aglaonema beserta takarannya.

Tempatkan tanaman hias ini pada tempat yang teduh karena aglaonema pada dasarnya tidak cocok dengan penyinaran matahari secara langsung. Anda dapat menempatkan tanaman ini di teras atau tempat lain dengan intensitas cahaya matahari yang rendah.

Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman hias Aglaonema, kini Anda bisa membelinya secara online. Tidak perlu khawatir karena ada garansi tanaman hidup selama 14 hari sejak tanaman hias diterima. Juga Anda akan mendapatkan panduan cara menanam tanaman hias aglaonema secara cuma-cuma. Silahkan kunjungi Toko Online Khusus Tanaman Hias berikut ini >>> BibitBunga.id

Demikian informasi tentang Tips Merawat Tanaman Hias Aglaonema. Semoga bermanfaat dan berguna untuk Anda

Aglaonema : Nama Tanaman

Aglaonema adalah tanaman hias daun yang mempunyai ciri ciri mempunyai daun yang besar. Aglaonema varietas hijau mempunyai kelebihan dapat tumbuh dalam kondisi cahaya yang minim. Varietas varigata memerlukan cahaya yang lebih terang. Di Eropa kelebihan tanaman yang lambat pertumbuhannya ini adalah toleransinya terhadap naungan sehingga bisa diletakkan di dalam udara ruangan. Aglaonema adalah jenis tanaman hias yang perawatannya cukup mudah.

Aglaonema : Nama Tanaman

Aglaonema adalah tanaman yang lambat tumbuh dan  membutuhkan pemupukan teratur. Pada specimen muda tidak mempunyai batang, sedangkan yang tua mempunyai batang pendek bekas pangkal daun yang gugur.

Jenis Aglaonema

  • Aglaonema pictum, termasuk jenis yang kecil daun berbintik-bintik, permukaan seperti beludru. 
  • Aglaonema nitidum, merupakan jenis yang besar daun berwarna hijau biasa 
  • Aglaonema modestum, merupakan jenis variegata 
  • Aglaonema commutatum, daun mempunyai garis-garis tebal horizontal berwarna perak 
  • Aglaonema pseudobractearum = Golden Evergreen, daun mempunyai bercak kuning, putih tulang dan hijau tua 
  • Aglaonema commutatum silverspear , merupakan varietas yang menarik dengan hibrida-hibridanya adalah A. silverqueen dan A. silverking , warna daun hampir keseluruhan didominasi warna hijau keperakan. 


Tips Perawatan Tanaman Hias Aglaonema

  • Suhu hangat, minimal 60 F 
  • Cahaya ½ penuh, hindarkan matahari langsung 
  • Pemberian air teratur 
  • Penggantian media 3 tahun sekali 
  • Perbanyakan dengan stek pangkal batang dan perundukan 

Bagi Anda yang tertarik dengan tanaman hias Aglaonema, kini Anda bisa membelinya secara online. Tidak perlu khawatir karena ada garansi tanaman hidup selama 14 hari sejak tanaman hias diterima. Juga Anda akan mendapatkan panduan cara menanam tanaman hias aglaonema secara cuma-cuma. Silahkan kunjungi Toko Online Khusus Tanaman Hias berikut ini >>> BibitBunga.id